Langsung ke konten utama

Postingan

Post Partum

 Bismillaah Setelah melahirkan yang penuh darah itu, ibu masih harus menikmati kesakitan dan kelelahan berikutnya. Energi yang belum pulih, darah yang masih harus keluar, mual sebab kontraksi rahim, mulas saat menyusui, belum luka jahitan yang masih baru, belum badan yang masih kaku Diatas beban fisik yang banyak, ia masih harus bangun menyusui bayinya maksimal tiap 2 jam atau semaunya bayi, mengganti popok belasan sampai puluhan kali, siang dan malam. Memandikan, potong kuku, oral hygiene, dan lain-lain.. Dan lain-lain.. Belum lagi.. Hormon yang naik turun belum stabil. Fakta menyakitkan lainnya adalah.. Jika ia mengeluh tentang tubuh dan beban yang ia pikul.. Maka ia hanya dianggap tidak bersyukur..
Postingan terbaru

Retak

 Bismillaah Waktu kecil aku hanya tahu bahwa aku punya keluarga Agak besar aku baru tahu bahwa ternyata keluarga bisa menjadi tidak berkeluarga Semakin besar, aku makin sadar bahwa bisa jadi ikatan darah itu tidak selalu membuat kamu menjadi sebenar-benar keluarga Keluargaku retak, lalu pecah, dan berpisah

Mengandung

 Bismillaah Aku kembali menjalani hari yang berat Sakit yang tidak sakit Sehat yang tidak sehat Aku memang sudah berdoa Mungkin aku lupa berdoa yang kedua Supaya aku disiapkan menjalani Rangkaian kehidupan terberat untukku sebagai wanita Mengandung, melahirkan, menyusui, mengurus anak Dengan peranku yang kian bertambah Aku tak yakin kepada diri Aku tak bisa membayangkan bagaimana aku menjadi ibu dengan dua orang anak Menjadi istri, dengan rumah, dengan sekolah, dengan luka diri Hari-hari aku lewati dengan menangis Ke luar hati, di dalam hati Aku berharap kepada A, B, C, D, ...X, Y, Z...  Namun semua hanya sebuah khayalan Yang aku hadapi kini adalah aku sendiri Hanya ada suami dan anak pertamaku Dan aku harus menjalaninya, tidak ada jalan untuk berbalik Aku lelah, sering ingin menyerah Namun kembali, menjadi wanita adalah takdir Dan aku harus yakin bahwa inilah yang terbaik Karena aku tidak tahu Tapi Allah Maha Mengetahui Maka hari-hari ini Ya Rabb..  Aku berserah atas kel...

2026

 Bismillaah Aku tak tahu kapan waktu terbaik Aku tak tahu di mana tempat terbaik Hari-hari aku lalui dengan perasaan bingung berkelanjutan Apakah aku mampu?  Apakah inilah yang terbaik? Maka jangan biarkan aku berharap apapun kepada siapapun Wahai Rabbku.. Aku serahkan semua urusanku padaMu.. 

Kemelut

 Bismillaah Aku masih bergelut dengan kesepian Aku masih bercengkrama dengan kegelisahan Sampai kapan?  Kasihan anakku Kasihan buah hatiku Kasihan suamiku Kasihan kekasih hatiku Tapi akupun tak mampu melawan diri Aku begitu banyak keresahan Aku begitu banyak kesedihan Aku tak tahu menjadi ibu rumah tangga sepayah ini Aku tak tahu menjadi perantau di kota lain sesunyi ini Aku seperti kehilangan sebagian hidupku Aku belum menemukan sebagian diriku Aku ingin pergi mencari tapi entah kemana Tolonglah aku Ya Rabb Kembalikan diriku padaMu

Berpisah dengan Ramadhan

 Bismillaah Dua tahun Ramadhan Tiga bulan kenangan Setiap ramadhan aku bahagia Setiap ramadhan aku berduka Kini aku hanya bisa singgah Kini pulangku bukan kepada mereka Aku akan menjadi tempat berpulang Bukan ia yang harus pulang Berakhir Ramadhan Berakhir kebersamaan Aku berharap seluruh bulan adalah Ramadhan Tapi Ramadhan hanya sebulan

Gelisah

 Bismillaah Perpisahan itu tak disukai jiwa Tapi pertemuan seperti ini Pun aku tak suka Di kota hujan itu Aku bersedih Di kota lahirnya Aku resah Di kota lahirku Aku sendiri Di kota terik mentari ini Aku pun tak nyaman Sebelum menikah aku sangat ingin pergi Setelah pergi aku seperti bingung ingin di mana Aku bilang kepada diriku Harus bersyukur Aku bilang kepada diriku Harus bersabar Hanya dengan keluarga kecilku saja Aku harus menghidupkan rumahku surgaku #hikmahmudik